Paringin (KATAKUNCI) – Kawasan wisata alam dan jalur pendakian Gunung Hauk yang terletak di Desa Ajung, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, resmi ditutup sementara untuk umum.
Penutupan ini dilakukan untuk penataan ulang kawasan, evaluasi manajemen, serta pembenahan fasilitas guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan para pendaki.
Keputusan penghentian aktivitas wisata ini disepakati bersama oleh dinas terkait dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Karang Bintang selaku pengelola lokal. Seluruh aktivitas pendakian maupun kemah (camping) di puncak gunung tertinggi di Kabupaten Balangan ini, dihentikan total hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Ketua Pokdarwis Karang Bintang, Yayan, menjelaskan bahwa penutupan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi tata kelola kunjungan. Selama masa penutupan, pihak pengelola fokus membenahi alur registrasi pengunjung, menata area parkir, serta memperbaiki sejumlah fasilitas pos pendakian yang mulai mengalami kerusakan.
“Kami ingin memastikan bahwa ketika jalur ini dibuka kembali, pelayanan dan sistem pengelolaan lingkungan di Gunung Hauk jauh lebih siap dan tertata. Langkah ini terpaksa diambil demi keselamatan pengunjung dan kelestarian alam di sekitar jalur pendakian,” ungkapnya , Senin (6/7/2026)
Selain pembenahan manajemen internal oleh pengelola, Pemerintah Kabupaten Balangan melalui dinas terkait juga tengah mengupayakan perbaikan infrastruktur pendukung di sekitar lereng gunung. Salah satu fokus utamanya adalah koordinasi pemulihan akses jalan dan fasilitas publik agar lebih aman dilalui wisatawan.
Pihak pengelola mengimbau kepada seluruh pencinta alam, komunitas pendaki, dan wisatawan domestik untuk menunda rencana kunjungan mereka ke Gunung Hauk. Informasi mengenai pembukaan kembali jalur pendakian akan diumumkan secara resmi melalui kanal informasi pemerintah daerah dan media sosial resmi pengelola setelah seluruh proses penataan kawasan selesai dilakukan. (arl)











