Paringin (KATAKUNCI) – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Berlangsung di Mahligai Mayang Maurai, Paringin, pada Selasa (14/7/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang unjuk kreativitas perwakilan dari delapan pemerintahan kecamatan dalam mengolah bahan pangan lokal.
Acara ini digelar sebagai upaya nyata untuk mendorong pemanfaatan pangan lokal yang tidak hanya bergizi dan kreatif, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi masyarakat Bumi Sanggam.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kabupaten Balangan, Dewi Diniati, menjelaskan bahwa lomba ini memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga disinkronkan dengan program prioritas pemerintah dalam bidang kesehatan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kreativitas masyarakat dalam mengolah pangan lokal, sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting melalui penguatan ketahanan pangan keluarga,” ujar Dewi.
Ia juga berharap menu-menu inovatif yang ditampilkan oleh para peserta tidak berhenti di meja perlombaan, melainkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Kami berharap kreasi menu ini dapat diterapkan sebagai menu harian keluarga dan mampu membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM berbasis pangan olahan di Balangan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dewi turut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Balangan. Menurutnya, sinergi yang kuat antara DKP3 dan TP PKK sangat membantu dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan sehat di lingkungan keluarga.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Sri Huriyati Hadi, mengungkapkan bahwa Lomba Cipta Menu B2SA ini merupakan agenda tahunan yang krusial. Selain sebagai media edukasi, ajang ini juga berfungsi sebagai sarana seleksi untuk menjaring perwakilan terbaik yang akan membawa nama Kabupaten Balangan ke lomba tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
“Diharapkan ke depan semakin banyak inovasi yang ditampilkan, sehingga menu yang dihasilkan lebih menarik dan bisa menjadi inspirasi nyata bagi masyarakat luas,” tuturnya.
Melalui pelaksanaan lomba ini, Pemkab Balangan berharap masyarakat dapat semakin terbiasa mengonsumsi pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan kualitas gizi keluarga secara berkelanjutan sekaligus menjadi pilar penting dalam mencetak generasi Balangan yang sehat dan bebas stunting. (arl)











