BeritaHUKUM

Tanggung Biaya Sendiri, Hj Fauziah Pastikan 36 Jemaah Umrah Berangkat 2 Agustus

Avatar
×

Tanggung Biaya Sendiri, Hj Fauziah Pastikan 36 Jemaah Umrah Berangkat 2 Agustus

Sebarkan artikel ini
Hj. Fauziah ketika memberikan pernyataan dihadapan wartawan. KATAKUNCI / Muhammad Ramli

Barabai (KATAKUNCI) – Setelah sempat gagal berangkat pada 20 Juli 2026, sebanyak 36 calon jemaah umrah asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah akhirnya dipastikan akan diberangkatkan pada 2 Agustus 2026 dengan seluruh biaya perjalanan ditanggung Hj Fauziah.

Kepastian tersebut disampaikan Hj Fauziah saat memberikan pernyataan di kediamannya, Selasa (28/7/2026) pagi. Keberangkatan akan menggunakan travel Embun Nabawi sebagai penyelenggara perjalanan umrah pengganti.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas tertundanya keberangkatan para jemaah yang sebelumnya mengalami kegagalan berangkat. Kepastian jadwal baru diharapkan mengakhiri penantian panjang yang telah dirasakan para calon jemaah.

“Alhamdulillah persoalan keberangkatan jemaah yang tertunda sudah dapat kami atasi. Insya Allah mereka akan saya berangkatkan pada 2 Agustus ini dengan biaya saya sendiri,” ujar Hj Fauziah.

Sebelumnya terdapat 38 jemaah mandiri yang dijadwalkan kembali berangkat setelah batal menunaikan ibadah pada 20 Juli lalu. Namun, dua orang dipastikan tidak ikut karena alasan pribadi dan kondisi kesehatan.

Dengan demikian, jumlah jemaah yang diberangkatkan menjadi 36 orang. Selain itu, satu orang Tour Leader (TL) juga akan ikut dalam rombongan dengan biaya yang ditanggung sendiri, sehingga total peserta keberangkatan mencapai 37 orang.

Kasus gagalnya keberangkatan puluhan jemaah umrah sebelumnya sempat menjadi perhatian publik. Para jemaah melakukan berbagai upaya untuk memperoleh kepastian, mulai dari mediasi hingga melaporkan perkara tersebut kepada aparat kepolisian.

Keputusan memberangkatkan para jemaah melalui travel Embun Nabawi menjadi jalan keluar agar ibadah yang telah lama direncanakan dapat tetap terlaksana tanpa harus kembali menunggu proses penyelesaian persoalan sebelumnya.

Menurut Hj Fauziah, keputusan tersebut diambil agar para jemaah tidak terus berada dalam ketidakpastian. Ia mengaku ingin memastikan seluruh jemaah memperoleh kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Mudah-mudahan semua ini menjadi hikmah bagi saya, keluarga, dan seluruh jemaah. Saya juga memohon doa agar diberikan kesehatan, ketabahan, serta kelancaran hingga seluruh jemaah dapat berangkat dengan baik,” katanya.

Ia juga berharap seluruh jemaah tetap memberikan dukungan dan doa agar proses keberangkatan berjalan lancar hingga seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci dapat dilaksanakan tanpa hambatan.

Persiapan administrasi, dokumen perjalanan, dan koordinasi dengan pihak travel terus dimatangkan menjelang jadwal keberangkatan. Seluruh tahapan dilakukan untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan sesuai ketentuan.

Kepastian jadwal baru ini menjadi kabar yang paling dinantikan para calon jemaah setelah sempat dihantui ketidakjelasan akibat batal berangkat pada jadwal sebelumnya.

Apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana, rombongan yang terdiri atas 36 jemaah dan satu Tour Leader akan bertolak pada 2 Agustus 2026 melalui travel Embun Nabawi, menandai berakhirnya polemik yang sempat menyita perhatian masyarakat Hulu Sungai Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *