BALANGAN (KATAKUNCI) – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3A-P2KB-PMD) Kabupaten Balangan kembali memperkuat komitmennya dalam menurunkan angka stunting Rabu (29/7/2026). Kali ini, tim gabungan diterjunkan langsung untuk melakukan pencocokan dan verifikasi data keluarga berisiko stunting di Desa Binuang Santang, Kecamatan Halong.
Langkah pendataan lapangan ini krusial untuk memastikan bahwa data penerima intervensi program benar-benar akurat dan sesuai dengan kondisi terkini di masyarakat. Melalui kegiatan verifikasi ini, pemerintah daerah berupaya meminimalisasi ketidaktepatan sasaran program bantuan maupun pendampingan gizi yang disalurkan.
Proses verifikasi dilakukan dengan mendatangi rumah-rumah warga secara langsung untuk mengumpulkan informasi detail terkait indikator risiko kesehatan. Parameter yang diteliti meliputi pemantauan kondisi tumbuh kembang anak di bawah lima tahun (balita), status kesehatan ibu hamil dan menyusui, ketersediaan sanitasi layak, hingga akses ke air bersih.
Tim lapangan juga melibatkan jajaran kader Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) lokal guna memperlancar alur komunikasi dengan masyarakat setempat. Pendekatan persuasif dan dialogis diterapkan agar setiap keluarga dapat memberikan data yang jujur serta memahami tujuan utama dari kegiatan penilaian risiko tersebut.
Desa Binuang Santang yang berada di wilayah terpencil menjadi salah satu fokus perhatian pemkab karena akses informasi dan kesehatan yang cukup menantang. Dengan kehadiran tim secara mendalam ke pemukiman, masalah ketersediaan gizi maupun pola asuh anak di area tersebut dapat dipetakan secara lebih detail dan mendasar.
Hasil evaluasi data dari lapangan ini nantinya diposisikan sebagai dasar pemetaan bagi penyusunan program kebijakan intervensi terpadu lintas sektor. Berbagai penanganan, mulai dari edukasi pola makan sehat, pemberian makanan tambahan, hingga pembenahan infrastruktur sanitasi lingkungan, akan ditargetkan sesuai temuan faktual tersebut.
Melalui pendataan yang presisi ini, DP3A-P2KB-PMD Kabupaten Balangan optimistis percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dan terukur. Pemerintah daerah terus menegaskan pentingnya kolaborasi bersama masyarakat demi mewujudkan generasi masa depan daerah yang sehat, cerdas, dan bebas dari ancaman gangguan tumbuh kembang. (arl)











