BeritaHULU SUNGAI TENGAH

1.573 Nasabah Tercatat di Lima Bank Sampah Murakata HST

Avatar
×

1.573 Nasabah Tercatat di Lima Bank Sampah Murakata HST

Sebarkan artikel ini
Penimbangan sampah di BSM DLH HST. KATAKUNCI / Muhammad Ramli

Barabai (KATAKUNCI) – Sebanyak 1.573 nasabah tercatat dalam layanan Bank Sampah Murakata di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Data tersebut berasal dari lima unit bank sampah dengan tiga kelompok layanan, yakni nasabah perorangan, SKPD/tim, dan layanan penjemputan.

Jumlah terbesar tercatat pada BSM 002 Matang Ginalon sebanyak 546 nasabah, terdiri atas 129 perorangan, 37 SKPD/tim, dan 380 nasabah melalui layanan penjemputan.

Berikutnya, BSM Unit DLH mencatat 488 nasabah, dengan 355 nasabah perorangan dan 133 nasabah dari SKPD/tim.

BSM 004 Mandingin berada di urutan berikutnya dengan 439 nasabah, terdiri atas 31 perorangan, delapan SKPD/tim, serta 400 nasabah yang menggunakan layanan penjemputan.

Sementara BSM 003 Benawa memiliki 51 nasabah, dengan rincian 48 nasabah perorangan dan tiga nasabah dari SKPD/tim.

Adapun BSM 005 Pasar Keramat mencatat 49 nasabah, terdiri atas 41 perorangan dan delapan nasabah dari SKPD/tim.

Secara keseluruhan, data tersebut menunjukkan layanan penjemputan menjadi salah satu komponen terbesar dalam jumlah nasabah, dengan total 780 nasabah.

Nasabah perorangan menyumbang 604 orang, sedangkan kategori SKPD/tim mencapai 189 nasabah dari lima unit yang tercatat.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas (PSLB3K) Dinas Lingkungan Hidup HST, Muhammad Fadillah, mengatakan keberadaan bank sampah menjadi bagian penting dalam mendorong pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

“Pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya, sehingga perubahan perilaku masyarakat dapat berkembang menjadi budaya,” kata Fadillah.

Ia menegaskan, penanganan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, kecamatan, kelurahan hingga pemerintahan desa.

Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan sampah dari sumbernya, semakin besar pula peluang mengurangi sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Karena itu, keberadaan 1.573 nasabah tersebut menjadi salah satu gambaran partisipasi masyarakat dan instansi dalam pengelolaan sampah melalui bank sampah di HST.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *