BeritaHULU SUNGAI TENGAH

Tangis Bahagia Paskibraka HST Usai Tuntaskan Pengibaran Bendera Merah Putih

Avatar
×

Tangis Bahagia Paskibraka HST Usai Tuntaskan Pengibaran Bendera Merah Putih

Sebarkan artikel ini
Tangis Bahagia di Tunjukan Oleh Anggota Paskibraka HST Setelah Kenaikan Bendera Berhasil di Selesaikan Mereka. KATAKUNCI / Muhammad Ramli

Barabai (KATAKUNCI) – Tangis bahagia pecah di tengah barisan Paskibraka Hulu Sungai Tengah (HST) setelah berhasil menuntaskan tugas pengibaran bendera Merah Putih.

Momen haru tersebut terjadi seusai mereka meninggalkan lokasi upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Dwi Warna Barabai, Senin (17/8/2026) pagi.

Ketegangan yang sejak awal dirasakan para anggota Paskibraka seketika berubah menjadi kelegaan setelah seluruh rangkaian pengibaran berjalan lancar tanpa kendala.

Salah seorang anggota Paskibraka HST, Nidha Lutfina, mengaku sempat diliputi rasa gugup ketika berada di lapangan. Tanggung jawab mengibarkan Sang Merah Putih di hadapan pejabat dan ribuan masyarakat membuatnya harus menjaga konsentrasi sejak awal hingga tugas selesai.

“Awalnya sangat gugup dan takut melakukan kesalahan. Namun, saya berusaha fokus dan mengingat semua latihan yang sudah kami jalani,” ujar Nidha.

Menurutnya, rasa tegang perlahan hilang ketika seluruh rangkaian berjalan sesuai latihan. Perasaan lega semakin kuat saat bendera berhasil dikibarkan dengan sempurna dan ia bersama rekan-rekannya menyelesaikan tugas.

Tangisan yang muncul bukan semata karena rasa lelah, tetapi juga menjadi luapan kebanggaan setelah melalui proses latihan yang panjang dan penuh disiplin.

Nidha mengatakan, pengalaman tersebut menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan hidupnya. Kepercayaan untuk menjadi bagian dari Paskibraka dinilai sebagai kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

“Saya sangat bersyukur bisa menjalankan tugas ini sampai selesai. Semua latihan, rasa lelah, dan rasa gugup terbayar ketika melihat Merah Putih berkibar,” katanya.

Keberhasilan itu tidak lepas dari persiapan yang dilakukan para anggota Paskibraka HST sebelum pelaksanaan upacara. Latihan fisik, ketepatan gerakan, kekompakan, hingga kesiapan mental menjadi bagian penting dalam membentuk tim yang solid.

Setiap gerakan harus dilakukan secara terukur karena kesalahan kecil dapat memengaruhi keseluruhan prosesi. Karena itu, kedisiplinan dan kekompakan menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas negara tersebut.

Bagi para anggota Paskibraka, pengibaran bendera bukan sekadar bagian dari upacara tahunan. Tugas tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus kesempatan menunjukkan semangat generasi muda dalam mengisi kemerdekaan.

Usai menjalankan tugas, suasana haru terlihat di antara anggota Paskibraka HST. Mereka saling memberi apresiasi dan melepas ketegangan yang selama beberapa waktu menjadi bagian dari persiapan menghadapi upacara.

Momen tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya satu tugas penting yang telah mereka persiapkan dengan penuh kesungguhan. Bagi Nidha dan rekan-rekannya, pengalaman itu akan menjadi kenangan yang melekat sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di HST.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *