Balangan. Di balik megahnya target pembangunan dan hitungan angka infrastruktur, ada sentuhan kemanusiaan yang mengetuk pintu-pintu rumah warga di Kabupaten Balangan. Melalui program BARAKALLAH (Bhayangkara Bersedekah Karena Allah), Polres Balangan membuktikan bahwa kepedulian sosial tak selalu harus menunggu momen besar, ia hadir dalam ketulusan yang nyata, langsung di tengah masyarakat.
Kamis pagi (27/8/2026), kabut tipis di Baruh Panyambaran menyibak pemandangan yang berbeda. Langkah-langkah kaki berseragam cokelat khas Polri membaur hangat bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Balangan, tokoh masyarakat, serta puluhan warga desa yang berkumpul dengan binar mata penuh harapan. Hari itu menjadi titik balik: sebuah gerakan kemanusiaan resmi digulirkan melalui kolaborasi program Bedah Rumah dan aksi sosial BARAKALLAH (Bhayangkara Bersedekah Karena Allah).
Rasa haru tak mampu disembunyikan saat peletakan kayu dan penyerahan bantuan secara simbolis dimulai. Kepala Desa Baruh Panyambaran, Andiansyah, mengungkapkan betapa kepedulian ini mengetuk langsung batas kemanusiaan di desanya.

”Bagi kami, ini bukan sekadar bantuan bangunan atau sembako. Ini adalah jawaban atas doa warga kami yang selama ini merindukan hunian yang aman, layak, dan nyaman untuk membesarkan anak-anak mereka,” tutur Andiansyah dengan suara bergetar penuh apresiasi.
Bagi Polres Balangan, pengabdian masyarakat tidak boleh berhenti pada patroli jalanan atau penegakan hukum semata. Di bawah kepemimpinan Kapolres Balangan AKBP Arif Mansyur Supartono, S.H., S.I.K., M.M., polisi melangkah lebih jauh: mengetuk pintu rumah warga, mendengarkan keluh kesah, dan membawa solusi nyata.
“Polres Balangan hadir bukan hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya untuk selalu memberikan manfaat dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Balangan, kita berharap program ini dapat memberikan kehidupan yang lebih layak dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat,” ujar AKBP Arif Mansyur di
Tak tanggung-tanggung, sentuhan kolaborasi ini menjangkau skala besar. Sebanyak 300 unit rumah tak layak huni di tiga kecamatan ditargetkan bertransformasi menjadi hunian yang kokoh dan bermartabat:
Kecamatan Halong: 244 unit (fokus utama di wilayah pedalaman dan pedesaan)
Kecamatan Tebing Tinggi: 47 unit
Kecamatan Paringin: 9 unit
Namun, dimensi kemanusiaan hari itu semakin lengkap lewat kehadiran program BARAKALLAH. Di sela-sela peninjauan fisik rumah, sepuluh paket sembako diserahkan langsung oleh Kapolres Balangan kepada warga kurang mampu. Program ini menegaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan bukan sekadar aksi formalitas, melainkan bentuk ibadah dan ketulusan niat untuk berbagi sesama.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi ladang ibadah, membawa keberkahan bagi kita semua, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita dapat mewujudkan Kabupaten Balangan yang semakin maju, sejahtera, dan masyarakatnya semakin merasakan kehadiran negara,” pungkas AKBP Arif Mansyur.
Di tanah Bumi Sanggam ini, harapan baru telah ditanam membuktikan bahwa ketika pemerintah, kepolisian, dan masyarakat bergandengan tangan, kesejahteraan bukan lagi sekadar angan di balik dinding kayu yang lapuk.











