Berita

Adaro Raih Lima Penghargaan ENSIA 2026, Tiga Inovasi Sabet Predikat Platinum

Avatar
×

Adaro Raih Lima Penghargaan ENSIA 2026, Tiga Inovasi Sabet Predikat Platinum

Sebarkan artikel ini

Bali (KATAKUNCI) – PT Adaro Indonesia berhasil membawa pulang lima penghargaan dalam ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 yang diselenggarakan oleh PT Sucofindo di Nusa Dua, Bali, Kamis (10/9).

ENSIA 2026 merupakan ajang apresiasi bagi pelaku usaha yang menghadirkan inovasi di bidang lingkungan dan sosial untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dengan dampak nyata.

Diikuti 253 perusahaan di Indonesia dengan total 954 karya, Adaro meraih tiga predikat Platinum dan dua predikat Silver melalui berbagai inovasi di bidang lingkungan.

Predikat Platinum diraih melalui inovasi Efisiensi Energi di Area Kerja Kelanis dengan penerapan Centralized Power (C-Power). Inovasi ini menerapkan sistem pembangkit listrik terpusat untuk memaksimalkan beban generator agar beroperasi optimal pada kapasitas di atas 70 persen dalam operasional area pelabuhan batubara.

Predikat Platinum berikutnya diraih melalui inovasi Penurunan Emisi di Area Kerja Kelanis dengan pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk mengurangi penggunaan genset diesel.

Sementara satu predikat Platinum lainnya diraih melalui inovasi Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah B3 di Area OSEP dengan formulasi pelumas hibrida yang memanfaatkan campuran oli transmisi dan oli mesin.

Selain tiga predikat Platinum, Adaro meraih dua predikat Silver. Penghargaan pertama diberikan untuk inovasi Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air di Area Plant Kelanis melalui efisiensi penggunaan air operasional dengan perubahan sistem pemilahan batubara.

Penghargaan Silver lainnya diraih melalui inovasi Perlindungan Keanekaragaman Hayati di Area Pascatambang Paringin dengan meningkatkan produktivitas lahan kering melalui metode bambu tetes. Metode ini dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan tanaman lokal sebagai sumber pakan Lutung Kelabu (Trachypithecus cristatus).

Kelima inovasi tersebut menunjukkan komitmen Adaro dalam menghadirkan solusi keberlanjutan melalui efisiensi energi, penurunan emisi, pengelolaan limbah B3, pengelolaan air, dan perlindungan keanekaragaman hayati, sejalan dengan tema ENSIA 2026, yaitu “Innovation for Sustainable Business and Resilient Community”.

“Seluruh deretan inovasi unggulan ini juga akan diproyeksikan sebagai dokumen pendukung strategis dalam evaluasi PROPER Hijau 2026, khususnya pada kriteria konservasi sumber daya alam,” jelas Dodik Choiron, Environment Program Management PT Adaro Indonesia, dalam keterangan resmi. (Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *