Barabai (KATAKUNCI) – SMAN 3 Barabai memastikan langkah ke babak delapan besar Kapolres HST Cup 2026 setelah menaklukkan SMAN 9 Barabai melalui drama adu penalti.
Pertandingan kesembilan, game pertama turnamen sepak bola antarpelajar SMA/sederajat itu berlangsung di Stadion Murakata Barabai, Sabtu (29/8/2026), dengan wasit Imur memimpin pertandingan berdurasi 2×25 menit.
Laga Grup A tersebut mempertemukan SMAN 3 Barabai yang berasal dari Birayang melawan SMAN 9 Barabai dari Batu Tangga.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung berusaha mengambil kendali permainan demi mengamankan posisi di klasemen sementara Grup A.
SMAN 3 Barabai tampil lebih berambisi karena kemenangan akan membuka jalan mereka untuk mengunci tiket menuju babak delapan besar.
Di sisi lain, SMAN 9 Barabai juga bermain disiplin dan tidak memberi ruang mudah kepada lawannya untuk membongkar pertahanan.
Pertarungan berlangsung ketat sepanjang babak pertama, dengan kedua kesebelasan saling melancarkan serangan namun belum mampu menghasilkan gol.
Sejumlah peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol sehingga babak pertama berakhir tanpa perubahan angka, 0-0.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan kembali meningkat. Kedua tim mencoba mencari gol penentu untuk menghindari penyelesaian melalui adu penalti.
Namun, hingga waktu normal berakhir, tidak ada satu pun gol tercipta dan skor kacamata 0-0 tetap bertahan di Stadion Murakata Barabai.
Hasil imbang tersebut memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan pemenang, dengan SMAN 3 Barabai akhirnya tampil lebih tenang.
Dalam adu penalti, SMAN 3 Barabai berhasil mengalahkan SMAN 9 Barabai dengan skor 3-1 dan mengamankan kemenangan penting dalam persaingan Grup A.
Tambahan hasil tersebut membawa SMAN 3 Barabai naik ke posisi pertama klasemen sementara sekaligus memastikan diri melaju ke babak delapan besar karena perolehan poin mereka tidak lagi dapat dikejar peserta lain di grup.
Sementara itu, SMAN 9 Barabai belum sepenuhnya aman meski telah mengoleksi empat poin. Posisi mereka secara matematis masih bisa dikejar MAN 3 HST maupun MAN 2 HST, meski peluang kedua tim tersebut dinilai cukup berat karena harus mengejar selisih gol yang berkisar enam hingga tujuh gol.











