BeritaHUKUM

Api Melalap Satu Rumah Kayu di Ayuang, Seluruh Isi Hangus Terbakar

Avatar
×

Api Melalap Satu Rumah Kayu di Ayuang, Seluruh Isi Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini
Salah satu rumah penduduk di desa Ayuang terbakar dalam musibah kebakaran yang terjadi , Senin (22/6/2026) dinihari. KATAKUNCI / FB Warga Banua

Barabai (KATAKUNCI) – Api tiba-tiba melalap sebuah bangunan rumah kayu di Desa Ayuang, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada dini hari tadi, menghanguskan seluruh isi bangunan hingga tak tersisa.

Kejadian nahas tersebut terjadi pada Senin (22/6/2026) pukul 00.35 WITA, saat seluruh penghuni rumah sedang terlelap dalam tidurnya. Lokasi kejadian berada di RT 04 RW 02, sebuah lingkungan pemukiman padat penduduk yang biasanya tenang pada malam hari.

Bangunan yang terbakar merupakan milik almarhum Mursani R yang saat ini disewa oleh Muhammad Hamidummadjid beserta keluarganya. Total terdapat satu kepala keluarga dengan empat jiwa yang menempati bangunan tersebut sebelum musibah terjadi.

Api yang menyambar dengan cepat berhasil meluluhlantakkan seluruh bagian rumah hingga mencapai tingkat kerusakan seratus persen. Tidak ada satu pun perabotan atau barang berharga yang berhasil diselamatkan oleh keluarga penyewa karena lajunya kobaran api.

Kerugian materi pun tak terhindarkan, termasuk berbagai dokumen penting milik keluarga yang ikut lenyap dilahap si jago merah. Kehilangan surat-surat ini tentu akan menambah beban administrasi yang harus diselesaikan keluarga korban di kemudian hari.

Keluarga yang tertimpa musibah tersebut diketahui memiliki dua orang anak. Anak pertama adalah Selvina Agustina, remaja berusia 14 tahun yang merupakan santriwati di Pesantren Darusalam.

Sementara itu, anak kedua masih sangat kecil, yaitu Muhammad Azam Al Majid yang baru berusia tiga tahun. Kabar baiknya, seluruh anggota keluarga berhasil menyelamatkan diri dan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.

Kondisi rumah yang seluruhnya terbuat dari konstruksi kayu menjadi salah satu faktor penyebab api begitu cepat merambat ke segala penjuru. Material bangunan yang kering membuat api dengan mudah memakan seluruh bangunan dalam waktu singkat.

Mendapat laporan kebakaran, sejumlah instansi dan elemen masyarakat segera bergerak cepat menuju lokasi. Tim gabungan yang turun tangan antara lain TAGANA HST, personel TNI, serta jajaran Polri yang sigap menjaga keamanan dan membantu pemadaman.

Selain aparat keamanan, unit Balakar 654 dari BPK/PMK HST juga dikerahkan untuk membantu proses penanganan. Kehadiran armada ini sangat membantu dalam upaya memadamkan sumber api agar tidak menjalar ke bangunan sekitarnya.

Tidak ketinggalan, para relawan, aparat desa setempat, serta warga sekitar bahu-membahu membantu proses evakuasi dan pemadaman. Gotong royong yang terlihat di lokasi menjadi bukti kuatnya solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Masyarakat sangat antusias membantu, kami bersinergi penuh dengan semua pihak agar api bisa segera padam dan tidak memakan korban lebih banyak,” ujar salah satu petugas yang bertugas di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran belum diketahui secara detail

“Penyebab pasti dari terjadinya kebakaran ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh pihak berwajib untuk mencari akar permasalahannya,” terang Fitriadinnor, Kasidarlog BPBD HST.

Informasi kejadian ini diterima melalui frekuensi 14.654.0 milik Balakar 654 Murakata HST yang di informasikan oleh Muhammad atau sering disapa Julak 06 TRC BPBD HST. Pihak terkait berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *