Barabai (KATAKUNCI) – Bhazink FC sukses melangkah ke babak selanjutnya setelah menundukkan BMC UD Rizky Mandingin United dengan skor tipis 1-0 pada laga hari kesepuluh Bupati HST Cup 2026.
Pertandingan berlangsung di Stadion Murakata Barabai, Selasa (16/6/2026), dipimpin wasit M. Sapuani dan digelar dengan format dua babak yang masing-masing berdurasi 30 menit. Kedua tim berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, yakni Bhazink FC yang mewakili Banua Jingah dan lawannya dari Desa Mandingin.
Satu-satunya gol kemenangan tim Bhazink FC tercipta sangat cepat di menit keenam. Reza Hefrianto melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihalau penjaga gawang lawan, Muhammad Robiansyah, sehingga skor berubah menjadi 1-0 yang bertahan hingga peluit akhir berbunyi.
Duel berjalan cukup ketat dan intens, terlihat dari sejumlah pelanggaran yang terjadi sepanjang pertandingan. Akibatnya, wasit mengeluarkan total tiga kartu kuning yang semuanya diberikan pada babak kedua.
Dua kartu diberikan kepada kubu BMC UD Rizky Mandingin United untuk Lukmanul Hakim di menit 42 dan Gazali Rahman menjelang akhir pertandingan di menit 44. Sementara satu kartu lainnya diberikan kepada kapten Bhazink FC, Saini, pada menit ke-52.
Manajer Bhazink FC, Yusliani, mengakui bahwa lawan merupakan tim yang tangguh dan memiliki banyak pemain berpengalaman. Namun, timnya berhasil memaksimalkan peluang yang ada untuk meraih kemenangan.
“Pertandingan hari ini cukup seru. Mereka meskipun lawan kita, senior-senior yang punya pengalaman dan individu bagus. Cuman ya alhamdulillah kita masih ada rezekinya di kemenangan hari ini,” ujar Yusliani usai laga.
Sementara itu, Dimas Andrianto pemain yang dinobatkan sebagai best player menambahkan bahwa kunci keberhasilan tim terletak pada kekompakan dan kerja sama antar pemain. Menurutnya, sepak bola adalah permainan tim, sehingga kehebatan individu saja tidak akan berguna tanpa dukungan rekan setim.
“Intinya kita kerja sama. Enggak ada tim individu, mau bagus satu atau dua orang itu enggak bakalan berguna. Yang penting kita bawa nama tim,” tegas Dimas.
Skuad Bhazink FC sendiri diketahui merupakan gabungan dari berbagai daerah, dengan mayoritas pemain berasal dari Kalimantan Tengah, termasuk beberapa nama yang berkarier di Liga 1.
Yusliani juga mengisyaratkan adanya kemungkinan kedatangan penggawa anyar untuk memperkuat skuad di fase-fase mendatang, meskipun detail mengenai nama dan posisi masih dirahasiakan untuk saat ini.
Dengan hasil ini, Bhazink FC berhak melaju ke babak 32 besar dan kini bersiap menantikan lawan selanjutnya. Mereka akan menunggu pemenang dari pertandingan antara Dishub HST FC melawan Persita Taniran Kandangan.
Pertandingan penentuan lawan tersebut dijadwalkan akan digulirkan pada tanggal 18 Juni 2026 mendatang, di mana tim yang keluar sebagai juara akan menjadi lawan bagi Bhazink FC di babak berikutnya.











