Barabai (KATAKUNCI) – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Hulu Sungai Tengah melalui Bidang PSLB3PK mendampingi Puskesmas Desa Paya Besar menyempurnakan tata kelola sampah serta kebersihan lingkungan demi pelayanan kesehatan yang lebih aman.
Kegiatan dilaksanakan beberapa waktu lalu di lingkungan Puskesmas Desa Paya Besar sebagai bagian dari upaya menyeluruh menaikkan mutu pelayanan dasar di wilayah tersebut.
Pengelolaan sampah di fasilitas kesehatan memiliki aturan khusus yang jauh lebih ketat dibanding tempat lain karena menyangkut risiko penularan penyakit langsung kepada pasien maupun petugas.
Bidang Persampahan, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas (PSLB3PK) DLH HST hadir secara langsung memberikan bimbingan teknis sekaligus pendampingan penerapan di tempat.
Materi utama berfokus pada pemilahan sampah sejak dihasilkan, memisahkan jenis umum, berbahaya, dan infeksius guna mencegah percampuran yang dapat menimbulkan bahaya silang.
Peserta dilatih mengenali ciri masing-masing kategori sampah, wadah yang tepat, serta penanganan sementara sebelum diangkut ke tempat pengolahan akhir.
Penerapan aturan ini bukan sekadar kewajiban administrasi, melainkan perlindungan nyata bagi pasien, pengunjung, dan tenaga medis dari paparan bahaya lingkungan kerja.
Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan harus menjadi teladan kebersihan, agar masyarakat percaya sekaligus mencontoh perilaku sehat di lingkungannya masing-masing.
Kepala DLH HST, Mursyidi, melalui Kepala Bidang PSLB3PK DLH HST, Muhammad Fadillah, menyatakan bahwa pengelolaan sampah medis yang tepat adalah indikator utama mutu pelayanan dan keselamatan kesehatan masyarakat.
“Pengelolaan sampah yang benar memutus rantai penularan penyakit, menjaga lingkungan tetap bersih, serta menjamin kenyamanan setiap orang yang berkunjung ke sini,” ujar Fadillah.
Peningkatan pengetahuan ini diharapkan berjalan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan menjadi budaya kerja sehari-hari seluruh staf Puskesmas.
Lingkungan yang bersih dan tertata rapi turut menurunkan beban pikiran pasien serta mempercepat proses pemulihan kesehatan secara tidak langsung.
Puskesmas Paya Besar dijadikan salah satu percontohan yang nantinya hasilnya dapat diadopsi dan disebarkan ke seluruh unit pelayanan kesehatan lain di Kabupaten HST.
Sinergi antara dinas teknis dan fasilitas kesehatan membuktikan bahwa pelayanan publik yang baik tidak hanya dari pengobatan, tetapi juga dari lingkungan yang sehat dan aman.











