Barabai (KATAKUNCI) – Perjalanan panjang di dunia militer mengantarkan Letkol Kav Perri Pujarama memimpin Komando Distrik Militer (Kodim) 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) dengan bekal pengalaman penugasan, pendidikan militer, serta latar belakang akademis yang beragam.
Perwira menengah TNI Angkatan Darat kelahiran Bandung, 23 Februari 1986, tersebut resmi menjabat sebagai Dandim 1002/HST pada 18 September 2026.
Sebelum mengemban amanah di Bumi Murakata, Perri memiliki perjalanan karier yang cukup panjang, mulai dari satuan tempur hingga sejumlah jabatan di bidang intelijen dan teritorial.
Latar belakang pendidikannya memperlihatkan bahwa Perri tidak hanya menempuh jalur pendidikan kemiliteran, tetapi juga mengembangkan kemampuan akademis. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di Bandung, ia melanjutkan pendidikan S1 Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang pada 2011.
Tidak berhenti di situ, ia kembali memperdalam pengetahuan melalui pendidikan S2 Ilmu Pemerintahan di Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Bandung pada 2024. Perpaduan pendidikan hukum, pemerintahan, dan kemiliteran tersebut menjadi bekal tersendiri dalam memahami persoalan sosial, tata kelola pemerintahan, serta dinamika kehidupan masyarakat.
Dalam perjalanan militernya, Perri merupakan lulusan Akademi Militer tahun 2007. Ia kemudian mengikuti sejumlah pendidikan pengembangan kemampuan, di antaranya Sussarcab Infanteri pada 2008, Diklapa I tahun 2013, Diklapa II tahun 2017, hingga Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 2023.
Rekam jejak pendidikannya juga dilengkapi berbagai kursus dan pengembangan spesialisasi, termasuk pendidikan intelijen, Combat Intel, Susarpa Intel, hingga pendidikan dan pengembangan kemampuan teritorial. Bahkan, pada 2025 ia mengikuti Assessment Dandenintel dan pada 2026 tercatat mengikuti Dikjab Dandim Tipe B.
Pengalaman penugasannya juga menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Perri. Ia pernah mengemban sejumlah jabatan di lingkungan Kodam IV/Diponegoro, mulai dari komandan peleton hingga komandan kompi di satuan kavaleri.
Pengalaman tersebut membentuk pemahaman mengenai kepemimpinan, kedisiplinan, serta pengelolaan personel di lingkungan satuan.
Kariernya kemudian berlanjut ke lingkungan Kodam II/Sriwijaya, dengan sejumlah penugasan yang berkaitan dengan bidang intelijen dan teritorial. Ia pernah bertugas sebagai Pabanda Intel, Pabanda Ningin Sintel, hingga Danramil 0410-01/Panjang Kodim 0410/KBL Korem 043/Gatam. Pengalaman tersebut mempertemukannya dengan berbagai karakter masyarakat dan persoalan kewilayahan.
Setelah menyelesaikan pendidikan Seskoad pada 2023, Perri kembali dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis. Pada 2024, ia tercatat sebagai Pabandapam Sintel Kostrad, kemudian bertugas sebagai Danden Intel Kostrad pada 25 Juni 2025. Sekarang dirinya mengemban penugasan sebagai Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Korem 101/Antasari Kodam XXII/Tambun Bungai sejak 18 September 2026.
Pengalaman tugas luar negeri turut melengkapi perjalanan pengabdiannya. Pada 2024, Perri mengikuti kegiatan DGV Singapura di negara tersebut. Sementara dalam bidang prestasi, ia pernah terlibat dalam kegiatan CDM Asian Games 2018 di Palembang, sebuah pengalaman yang menambah rekam jejak pengabdiannya di luar tugas rutin kemiliteran.
Di bidang penghargaan, Perri tercatat menerima Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun dan Satyalancana Kesetiaan XVI Tahun. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari catatan perjalanan pengabdiannya selama bertugas di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Mengemban tugas di Kabupaten Hulu Sungai Tengah menjadi amanah sekaligus tanggung jawab besar bagi Perri. Ia menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, membangun komunikasi dan sinergi bersama pemerintah daerah, Polri, serta seluruh elemen masyarakat.
“Saya merasa bangga dan bersyukur mendapat kepercayaan untuk mengemban tugas di Bumi Murakata. Bagi saya, tugas ini bukan sekadar jabatan, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya ingin membangun kebersamaan, memperkuat sinergi dengan seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat, serta memastikan kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dukungan dan kerja sama seluruh elemen daerah sangat penting untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung kemajuan Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.
Dengan pengalaman panjang di satuan tempur, intelijen, dan teritorial, Perri kini menghadapi tantangan untuk menerjemahkan seluruh bekal tersebut dalam pelaksanaan tugas kewilayahan.
Baginya, keberhasilan seorang komandan tidak hanya diukur dari kemampuan memimpin satuan, tetapi juga dari sejauh mana dapat membangun kedekatan, kepercayaan, dan kemitraan dengan masyarakat yang menjadi bagian dari wilayah tanggung jawabnya.











