Paringin (KATAKUNCI) – Ribuan jemaah dari berbagai penjuru Kabupaten Balangan hingga kabupaten tetangga, memadati area utama gelaran “Balangan Bersholawat” di area Komplek Perkantoran tugu Maritam, Paringin Selatan. Senin (27/04/2026).
Kehadiran tokoh kharismatik Habib Ali Zainal Abidin Assegaf (Habib Bidin) bersama rombongan majelis Azzahir dari Pekalongan, serta ulama kondang asal Samarinda, KH Muhammad Zhofaruddin atau Guru Udin, menjadi daya tarik luar biasa bagi masyarakat.
Ini adalah kali kedua Habib Bidin beserta rombongan grup habsyi Azzahir datang ke Kabupaten Balangan, setelah tahun lalu beliau juga sempat melantunkan syair-syair sholawat dengan suara khasnya pada ulang tahun Kabupaten Balangan yang ke-22 tahun.
Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten balangan, Syaiful Bahri, menyampaikan rasa syukur atas kesuksesaan terselenggaranya acara ini dan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebersar-besarnya kepada instansi pemerintahan ataupun kepada relawan, yang telah mengorbankan waktu dan tenaganya untuk membantu para jema’ah yang datang dalam acara ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Balangan H Abdul Hadi, juga menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas terselenggaranya acara ini. Dia menekankan bahwa kegiatan Balangan bersholawat bukan sekadar seremonial, melainkan sarana untuk memperkuat ukhuwah islamiyah dan mencari keberkahan bagi daerah.
“Malam ini kita berkumpul dengan satu niat, yaitu menanamkan kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Kehadiran Habib Bidin bersama rombongan Azzahir serta Guru Udin dari Samarinda, adalah anugerah bagi Kabupaten Balangan. Kita berharap melalui wasilah sholawat ini, Bumi Sanggam senantiasa dijaga oleh Allah SWT, masyarakatnya semakin rukun, sejahtera dan dijauhkan dari segala marabahaya,” harapnya di depan para jema’ah.
Bupati juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan keagamaan seperti ini. Salah satunya adalah menganggarkan kouta beasiswa bagi generasi muda di Balangan yang ingin jadi santri baik itu di dalam maupun luar negeri.
“Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran beasiswa bagi generasi muda di Balangan yang ingin jadi santri (Mondok), Baik itu ke luar pulau Kalimantan ataupun atau ke luar negeri (Tarim, Yaman),” tegasnya.
Di tengah acara, KH Muhammad Zhofaruddin (Guru Udin) turut mendoakan kebaikan bagi Kabupaten Balangan di umurnya yang ke-23 tahun ini, dan tak ketinggalan juga ciri khas dari Guru Udin yang selalu menyajikan candaan yang membuat para jemaah terhibur dan gembira.
Sebelum mengakhiri ceramah, Guru Udin berpesan kepada seluruh jemaah yang hadir bahwa berkumpulnya semua orang di sini tidak lain adalah berkat junjungan kita Baginda Nabi Muhammad SAW.
“Dimana pun kalian berada dan apapun situasi nya, bersholawatlah selalu, karena berkat Nabi Muhammad kita diciptakan, berkat Nabi Muhammad juga lah kita dapat mengenal Allah, semoga kita dirahmati oleh Allah berkat kecintaan kita kepada kekasih-Nya”. Harapnya.
Acara ditutup dengan pembacaan doa bersama yang di pimpin oleh pengasuh Pondok Pesantren Riyadhul Muhibbin KH Ahmad Saubari (Guru Saubari) untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Kabupaten Balangan. Jemaah pun membubarkan diri dengan teratur, membawa pulang kedamaian hati setelah bersholawat riang bersama para ulama dan habaib. (arl/why)











