Balangan (KATAKUNCI) – Ratusan peternak antusias mengikuti ajang adu kualitas dan ketangkasan ternak dalam Kontes Kambing se-Banua Enam yang diselenggarakan di Lapangan Bola Voli Sumber Rejeki, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan pada Selasa (15/9).
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta. Tercatat, sebanyak 150 ekor kambing telah didaftarkan dalam ajang bergengsi ini.
Panitia membagi kontes dalam enam kelas kategori, yakni Balibul, Jemoko, Indukan, Jantan Poel 1 sampai 3, Jantan Poel 4 ke atas, serta Favorit Jantan Poel.
Ketua Panitia Pelaksana, M. Untung, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pemasaran kambing dari Desa Sumber Rejeki sekaligus menjadi wadah silaturahmi para peternak.
“Ajang ini bukan sekadar pamer ternak, tapi juga ruang silaturahmi sekaligus peningkatan kualitas peternakan kita. Untuk memotivasi peserta, kami sudah menyiapkan total hadiah puluhan juta rupiah beserta berbagai doorprize menarik,” ungkap Untung.
Ia berharap, pasca-kontes, penjualan ternak kambing dari wilayahnya dapat meningkat signifikan, dari yang awalnya 15–20 ekor per bulan, menjadi 30–50 ekor per bulan.
Dukungan penuh juga mengalir dari pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Yuri Budhi Sujalmi, menyoroti aspek keberlanjutan dari kegiatan pemberdayaan masyarakat ini.
Menurutnya, masyarakat Sumber Rejeki telah membuktikan eksistensinya dengan beternak secara organik tanpa paksaan, melainkan karena panggilan jiwa.
“Kontes kambing ini nantinya akan ditemukan satu ekosistem kebutuhan dan pemenuhan. Kalau kebutuhan masyarakat terpenuhi, artinya sejahtera. Ending-nya dari pemberdayaan adalah kesejahteraan masyarakat. Itu harapan kami dari CSR, Pemerintah Daerah, dan seluruh masyarakat,” tutur Yuri.
Sementara itu, Asisten 2 Bidang Pemerintahan dan Ekonomi Setda Balangan, M. Noor, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Balangan, menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan yang mampu menggerakkan roda ekonomi desa ini.
“Melalui kontes kambing hari ini, kita tidak hanya menentukan ternak terbaik, tetapi juga menjadikannya sarana belajar bersama. Hal ini diharapkan dapat membuka potensi peternakan di Balangan sekaligus menjadikan Balangan sebagai salah satu rujukan ternak berkualitas demi menopang ketahanan pangan,” jelas M. Noor.
Ke depannya, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap Dinas Peternakan dapat menganggarkan kontes ini sebagai agenda tahunan yang rutin. M. Noor juga menambahkan, jika anggaran pemerintah daerah terbatas, kolaborasi dan sinergi dengan mitra kerja seperti Adaro dan Balangan Coal diharapkan dapat terus berlanjut untuk menyokong kegiatan ini.
Melalui sinergi lintas sektor, Kontes Kambing se-Banua Enam ini diharapkan tidak sekadar menjadi panggung kualitas ternak, melainkan sukses menjadi pusat interaksi yang melahirkan titik pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Balangan. (Rilis)











