BeritaHUKUM

Sijago Merah Amuk Banua Jingah, Dua Rumah Hancur Lebur

Avatar
×

Sijago Merah Amuk Banua Jingah, Dua Rumah Hancur Lebur

Sebarkan artikel ini
Kebakaran di Desa Banua Jingah, dan Api berhasil di padamkan oleh relawan pemadam kebakaran, Rabu ( 29/4/2026). KATAKUNCI / Muhammad Ramli

Barabai (KATAKUNCI) – Sijago merah kembali mengamuk, kali ini dua bangunan rumah tinggal hangus terbakar di Desa Banua Jingah, Kecamatan Barabai.

Musibah nahas itu terjadi pada Rabu, (29/4/2026), tepatnya di Gang Keluarga 1 RT 03, menghancurkan tempat tinggal warga dalam waktu singkat.

Api berkobar dengan sangat ganas hingga berhasil meluluhlantakkan hunian milik keluarga Rustam Efendi yang hangus sekitar 90 persen, serta rumah milik Syamsuni yang rata dengan tanah hingga 100 persen.

Meskipun kerusakan pada rumah Rustam Efendi belum sepenuhnya habis, kondisi bangunan saat ini sudah tidak layak huni dan sangat berbahaya untuk ditinggali.

Menurut keterangan Irwan, warga setempat, rumah milik Syamsuni saat kejadian dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang keluar.

“Api diduga berasal dari bagian dapur dan langsung merambat dengan cepat. Karena rumah kosong, seluruh isi barang berharga tidak ada yang bisa diselamatkan,” ujar Irwan di lokasi kejadian.

Berbeda dengan rumah sebelahnya, Rustam Efendi yang saat itu masih berada di dalam berhasil menyelamatkan sebagian hartanya berkat pertolongan cepat tetangga.

Kasus ini bermula saat Syamsuni pulang dari kebun untuk memasak air, namun diduga lupa mematikan kompor sehingga api membesar dan menjilat dinding kayu.

Kondisi Rustam Efendi yang sudah lansia, penglihatan mulai rabun, dan pergerakan kaki melambat, nyaris menjadi korban jika tidak segera dievakuasi warga sebelum api menutup jalan keluar.

Selain harta benda dan dokumen penting, musibah ini juga turut memusnahkan perlengkapan sekolah anak Syamsuni, M. Radifan, siswa kelas 3 SD yang kini kehilangan seragam dan bukunya, yang tersisa hanya pakaian dan peralatan sekolah yang ia gunakan hari ini

Sementara itu, Plt Kepala BPBD dan Damkar HST, Ahmad Fathoni, melalui Kepala Seksi Kedaruratan, Fitriadinnor menyebutkan puluhan personel gabungan dari Balakar 654 Murakata dan relawan dikerahkan memadamkan api.

“Kami menghimbau masyarakat agar selalu waspada, memastikan kompor dan peralatan listrik dalam kondisi mati saat tidak digunakan demi mencegah hal serupa terulang,” tegasnya.

Beruntung dalam musibah ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Saat ini lokasi kejadian sudah dipasang garis polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *