Barabai (KATAKUNCI) – Masyarakat Desa Sungai Harang kini memiliki akses penghubung yang lebih layak dan aman dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih sebagai sarana penunjang aktivitas sehari-hari.
Kegiatan peresmian berlangsung di RT 2 RW 1 Desa Sungai Harang, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Selasa (5/5/2026) yang disambut antusias oleh warga setempat.
Acara dihadiri langsung Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, didampingi Waka Polres, pejabat utama Polres, Kapolsek Haruyan, Kepala Desa, serta perwakilan warga sekitar.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas terselesaikannya pembangunan fasilitas yang telah lama dinantikan masyarakat tersebut.
Suasana berlanjut khidmat saat prosesi pemotongan pita dilakukan, menandakan jembatan resmi dibuka dan dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa batasan.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa keberadaan jembatan memiliki nilai strategis untuk memperlancar mobilitas warga serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi desa.
“Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, melainkan simbol kebersamaan dan kemajuan, mari kita jaga bersama agar tetap aman dan nyaman dipakai dalam jangka panjang,” ujarnya.
Usai prosesi seremonial, para tamu undangan dan pejabat yang hadir meninjau langsung kondisi bangunan untuk memastikan kelayakan serta kekokohan strukturnya.
Warga setempat, Rahman, mengaku sangat bersyukur dan merasa terbantu karena selama ini akses yang kurang memadai sering menyulitkan aktivitas harian maupun pengangkutan hasil bumi.
“Kami sangat berterima kasih terkhusus untuk Polres HST, kini perjalanan menjadi jauh lebih cepat dan aman semoga fasilitas ini tetap terawat dan memberi manfaat terus-menerus bagi kita semua,” ungkapnya dengan bahagia.
Peresmian ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergitas yang erat antara pihak kepolisian, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah.
Ke depannya, masyarakat diimbau untuk berperan aktif menjaga fasilitas, sementara pemerintah desa akan mengatur jadwal pemeliharaan berkala demi keamanan pengguna.











