BeritaHULU SUNGAI TENGAH

Persiapan PSDKU ULM di HST Hampir Rampung, Kuota Awal 25 Orang per Prodi

Avatar
×

Persiapan PSDKU ULM di HST Hampir Rampung, Kuota Awal 25 Orang per Prodi

Sebarkan artikel ini
Bupati HST Samsul Rizal (ketiga kiri) saat menghadiri kesepakatan PSDKU dengan Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri di Banjarbaru, beberapa waktu lalu. KATAKUNCI / Disdik HST

Barabai (KATAKUNCI) – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di daerah setempat.

Berdasarkan hasil rapat melalui zoom meeting, ditetapkan kuota awal mahasiswa baru sebanyak 25 orang untuk satu kelas pada masing-masing program studi. Keputusan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar, Jumat (29/5/2026) siang.

Terdapat tiga program studi yang akan dibuka dalam pelaksanaan PSDKU ULM HST, yakni Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJOK), Agribisnis, serta Ekonomi Pembangunan.

“Untuk sementara hasil zoom meeting menetapkan total 25 orang dalam satu kelas. Ada tiga prodi yang disiapkan yaitu PJOK, Agribisnis dan Ekonomi Pembangunan,” ujarnya.

Lokasi perkuliahan untuk sementara waktu akan ditempatkan di SMPN 17 HST sebagai sarana pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Fasilitas tersebut dinilai cukup memadai untuk menampung kegiatan akademik di tahap awal.

Mekanisme penerimaan mahasiswa baru nantinya memiliki jalur tersendiri dan tidak mengikuti seleksi jalur mandiri ULM. Pendaftaran diperkirakan baru akan dibuka setelah seluruh tahapan jalur mandiri kampus utama selesai dilaksanakan.

Hal ini dilakukan agar calon mahasiswa yang berdomisili di HST dan sekitarnya memiliki kesempatan yang sama tanpa harus bersaing langsung dengan pendaftar dari luar daerah. Sistem ini juga memudahkan administrasi pengelolaan mahasiswa program khusus tersebut.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pemerintah daerah, minat masyarakat terhadap kehadiran kampus ini cukup tinggi. Bahkan, tercatat ratusan calon mahasiswa menyatakan ketertarikan, terutama pada program studi PJOK.

Melihat tingginya animo tersebut, Bupati HST Samsul Rizal telah mengambil langkah konkret dengan mengirimkan surat permohonan penambahan kuota kepada pihak universitas.

“Karena peminat cukup banyak, khususnya di prodi PJOK, Bupati HST sudah bersurat ke Rektor ULM untuk meminta penambahan kuota mahasiswa baru. Rencananya minggu depan akan digelar pertemuan lanjutan terkait hal tersebut,” katanya.

Selain masalah kuota, persiapan juga mencakup ketersediaan tenaga pengajar. Direncanakan setiap program studi akan memiliki lima orang dosen agar proses belajar mengajar dapat berjalan optimal.

Pemerintah daerah berharap kehadiran PSDKU ULM HST dapat memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi masyarakat setempat. Keberadaan kampus ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang handal dan siap bersaing.

Dengan tersedianya fasilitas kuliah di wilayah sendiri, biaya pendidikan pun dinilai akan lebih efisien dan terjangkau bagi keluarga, sehingga cita-cita melanjutkan studi ke jenjang universitas semakin mudah terwujud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *