PARINGIN (KATAKUNCI) — Suasana sarat nilai keagamaan mewarnai jajaran Sekretariat DPRD Kabupaten Balangan Selasa (8/9/2026) saat melangsungkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Paringin. Agenda spiritual ini dimanfaatkan secara khusus untuk memotivasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) serta staf pendukung agar mengadopsi etika, kesederhanaan, dan dedikasi kepemimpinan Rasulullah dalam menjalankan kewajiban birokrasi sehari-hari.
Rangkaian acara keagamaan tersebut diisi dengan lantunan selawat, pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, hingga uraian ceramah agama yang diikuti khusyuk oleh seluruh pegawai. Selain menjadi sarana pembinaan rohani, perhelatan ini ditujukan untuk mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan di lingkungan kerja sekretariat dewan.
Jajaran pimpinan Sekretariat DPRD Balangan menegaskan bahwa kepribadian mulia Nabi Muhammad SAW merupakan rujukan ideal dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih. Prinsip kejujuran, transparansi, serta tanggung jawab profesional yang dicontohkan Rasulullah dinilai sangat krusial dalam menyokong efektivitas kerja kelembagaan legislatif.
Melalui pencerahan agama yang disampaikan, para pegawai diingatkan agar memposisikan setiap tugas pelayanan sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian masyarakat. Sikap sabar, santun, dan teguh pada aturan diharapkan menjadi karakter melekat bagi seluruh staf saat mengawal urusan administrasi kedewanan.
Peringatan kelahiran Nabi ini juga dijadikan ajang mawas diri bagi jajaran Setwan Balangan dalam meningkatkan standar pelayanan publik. Kedisiplinan personal serta kecepatan respons dalam memproses kebutuhan fasilitasi kegiatan para anggota dewan terus dituntut untuk ditingkatkan.
Para Staf dan ASN di lingkungan Sekretariat DPRD Balangan menyambut positif penyelenggaraan agenda keagamaan ini. Pesan-pesan moral yang disampaikan dalam tausiyah dinilai memberi penyegaran mental serta motivasi ekstra untuk bekerja lebih solid dan berintegritas.
Melalui momentum Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Sekretariat DPRD Balangan berkomitmen mencetak sumber daya aparatur yang tidak sekadar kompeten secara teknis, tetapi juga tangguh secara moral. Penyerapan nilai-nilai kenabian diharapkan mampu mewujudkan kultur birokrasi yang humanis, akuntabel, dan terpercaya di Kabupaten Balangan. (Arl)











