PARINGIN (KATAKUNCI) — Kondisi Pasar Paringin yang kian sepi pembeli dan berimbas pada penurunan pendapatan para pedagang menarik perhatian serius dari jajaran DPRD Kabupaten Balangan. Menyikapi keluhan tersebut, lembaga legislatif menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Senin (21/9/2026) guna mengurai akar masalah serta merumuskan solusi konkret melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) khusus.
Agenda RDPU yang berlangsung di Paringin ini mempertemukan wakil rakyat, instansi pemerintah daerah terkait, serta jajaran pengurus perhimpunan pedagang. Pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan langkah pemulihan aktivitas perdagangan dan perbaikan tata kelola kawasan pasar agar kembali ramai dikunjungi masyarakat.
Pihak DPRD Balangan menyoroti beberapa faktor yang memicu kelesuan ekonomi di Pasar Paringin, mulai dari penataan lapak yang belum optimal, persaingan tempat jualan, hingga minimnya kenyamanan fasilitas umum. Oleh karena itu, Satgas lintas sektor dinilai sangat dibutuhkan untuk mengesekusi langkah-langkah pembenahan secara cepat dan terkoordinasi.
Para anggota dewan menegaskan bahwa tugas utama Satgas nantinya meliputi pemetaan ulang zonasi pedagang, penataan area parkir, hingga penciptaan terobosan inovatif untuk menarik minat pengunjung. Pendekatan yang dilakukan Satgas harus mengedepankan dialog terbuka agar tidak ada pihak yang dirugikan selama proses penataan berlangsung.
Selain masalah penataan tempat, legislatif mendorong Pemkab Balangan untuk rutin menggelar event kebudayaan atau kegiatan kemasyarakatan di sekitar kawasan pasar. Inovasi pemanfaatan ruang publik di sekitar arena pasar dipandang ampuh dalam memicu kembali pergerakan ekonomi warga lokal.
Perwakilan pedagang Pasar Paringin merespons positif kepedulian dan dorongan nyata yang ditunjukkan oleh lembaga dewan. Pembentukan Satgas diharapkan bukan sekadar wacana, melainkan mampu menghadirkan perubahan fisik dan peningkatan omzet penjualan pedagang secara signifikan.
Melalui inisiasi pembentukan Satgas penataan Pasar Paringin dari DPRD Balangan ini, kawasan pusat ekonomi daerah diharapkan dapat bangkit kembali. Sinergi antara wakil rakyat, pemerintah, dan pelaku usaha menjadi pilar penting dalam mewujudkan Pasar Paringin yang semarak, bersih, dan berdaya saing. (Arl)











