BALANGAN

Aksi Nyata BASARUAN IV: Tanam Pohon, Lepas Benih Ikan, hingga Bersihkan Sungai Balangan

Avatar
×

Aksi Nyata BASARUAN IV: Tanam Pohon, Lepas Benih Ikan, hingga Bersihkan Sungai Balangan

Sebarkan artikel ini

Paringin (KATAKUNCI) – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Komunitas Jelajah Balangan kembali menorehkan aksi nyata lewat gerakan Babarasih Aliran Sungai Balangan (BASARUAN) IV. Kegiatan yang berpusat di Desa Balang, Kecamatan Paringin ini berlangsung selama dua hari , dari Sabtu (20/6/2026) hingga Minggu (21/6/2026).

Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, BASARUAN IV dikemas dengan berbagai rangkaian aksi pelestarian ekosistem. Mulai dari penanaman pohon di bantaran sungai, pelepasan benih ikan, hingga pengarungan sungai menggunakan lanting (rakit tradisional) sambil memilah sampah plastik.

Hadir mewakili Bupati Balangan, Muhammad Nor, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi pelaksanaan BASARUAN. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi yang luar biasa karena berhasil melibatkan pemerintah daerah, instansi terkait, sektor swasta (perusahaan), komunitas, hingga masyarakat umum.

“BASARUAN menjadi salah satu upaya nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Balangan melalui keterlibatan langsung para peserta di lapangan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa edukasi langsung di lapangan seperti ini sangat efektif untuk mengubah pola pikir masyarakat dalam memperlakukan sungai.

“Selain mengikuti pengarungan menggunakan lanting, para peserta juga melakukan pemilahan sampah yang ditemukan di sepanjang aliran sungai. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan sungai,” harapnya.

Ketua Pelaksana BASARUAN IV, Muhammad Anas Alfatihah, membeberkan detail agenda yang dilaksanakan. Pada hari pertama, fokus pergerakan bertumpu pada penghijauan dan pengayaan ekosistem air.

“Hari pertama kegiatan difokuskan pada penanaman sekitar 100 bibit pohon di bantaran sungai serta pelepasan benih ikan ke perairan Sungai Balangan, kemudian dilanjutkan dengan membersihkan aliran sungai,” jelas Anas.

Sementara pada hari kedua, aksi bergeser pada penanganan sampah plastik di sepanjang jalur air. Sebanyak 18 lanting peserta dikerahkan untuk menyisir aliran sungai dari Desa Balang dan menyelesaikan misi pengarungan di Desa Kusambi Hulu.

“Peserta melanjutkan pengarungan sungai sambil mengumpulkan dan memilah sampah plastik yang nantinya akan ditimbang serta dimanfaatkan kembali,” tambahnya.

Di akhir kesempatan, ia juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di sepanjang bantaran sungai, untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan. Masyarakat diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan, tidak menebang pohon di tepian sungai, serta bijak dalam mengelola limbah domestik rumah tangga.

Melalui gaung BASARUAN IV ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga Sungai Balangan dapat terus meningkat demi keberlangsungan ekosistem dan kualitas hidup generasi mendatang yang lebih baik. (arl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *