BeritaHULU SUNGAI TENGAH

Cegah Kebakaran, Petugas TPA Telang Diberi Pelatihan Khusus Penanganan Api

Avatar
×

Cegah Kebakaran, Petugas TPA Telang Diberi Pelatihan Khusus Penanganan Api

Sebarkan artikel ini
Petugas dari TPA Telang lakukan demo pemadaman api. KATAKUNCI / DLH HST

Barabai (KATAKUNCI) – Dinas Lingkungan Hidup HST bersama BPBD serta Damkar HST melatih tenaga pengelolaan persampahan di TPA Telang agar sigap dan terampil menangani kebakaran lahan sampah.

Hari Rabu (5/8/2026), kegiatan berlangsung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Telang, Kecamatan Batang Alai Utara, sebagai upaya nyata menekan risiko bahaya kebakaran di lokasi pengumpulan sampah.

TPA merupakan lokasi berisiko tinggi kebakaran akibat gas metana hasil penguraian sampah, sehingga kesiapan petugas menjadi kunci pencegahan kerugian lebih besar.

Pelatihan ini dirancang khusus sesuai kondisi lapangan, menggabungkan teori dan praktik langsung agar peserta tidak hanya paham tetapi mampu bertindak cepat saat keadaan darurat terjadi.

Materi mencakup pengenalan sumber api, penggunaan alat pemadam, hingga prosedur keselamatan diri serta evakuasi yang tepat dan terstandar.

Kerja sama dengan BPBD dan Damkar memastikan materi yang disampaikan akurat, mutakhir, dan sejalan dengan prosedur penanganan darurat resmi pemerintah daerah.

Tenaga pengelola sampah yang setiap hari bertugas di lokasi kini tidak lagi sekadar mengangkut dan menimbun sampah, melainkan juga menjadi garda terdepan pengendalian bahaya kebakaran sejak dini.

Kepala DLH HST, Mursyidi, melalui Kepala Bidang Persampahan, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas DLH HST, Muhammad Fadillah, menyatakan pelatihan ini menjadi langkah wajib demi menjamin keselamatan petugas serta warga sekitar TPA.

“Kami ingin setiap petugas di lapangan tidak hanya bekerja, tetapi juga tahu cara melindungi diri, lingkungan, dan aset daerah dari ancaman kebakaran yang sewaktu-waktu dapat terjadi,” ujar Fadillah.

Peserta berlatih langsung memadamkan titik api dengan peralatan standar serta mempraktikkan koordinasi antar rekan kerja agar penanganan lebih cepat dan teratur.

Keterampilan baru ini diharapkan mengurangi ketergantungan pada tim pemadam dari luar saat kebakaran skala kecil terjadi, sehingga kerusakan dapat dicegah sejak awal.

Kegiatan sekaligus memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan pengelolaan sampah yang selama ini kerap terabaikan namun sangat krusial bagi kelangsungan pelayanan publik.

Ilmu yang diperoleh direncanakan akan disebarkan ke rekan-rekan lain di unit pengelolaan sampah lainnya, sehingga manfaat pelatihan menjangkau lebih luas di seluruh wilayah Kabupaten HST.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *