BeritaHULU SUNGAI TENGAH

Digitalisasi Layanan Pemkab HST Diperkuat, Retribusi hingga Keimigrasian Kini Makin Mudah

Avatar
×

Digitalisasi Layanan Pemkab HST Diperkuat, Retribusi hingga Keimigrasian Kini Makin Mudah

Sebarkan artikel ini
Pemda HST lakukan apel gabungan sekaligus peluncuran inovasi, penandatanganan MoU serta penyerahan alat transaksi digital. KATAKUNCI / Muhammad Ramli

Barabai (KATAKUNCI) – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) memperkuat transformasi pelayanan publik melalui peluncuran sejumlah inovasi digital dan penguatan kerja sama lintas instansi.

Langkah tersebut ditandai dalam apel gabungan Pemkab HST di Halaman Kantor Bupati HST, Senin (7/9/2026), yang dirangkai dengan peluncuran inovasi pelayanan, penandatanganan kerja sama bidang keimigrasian, serta penyerahan perangkat transaksi digital dari Bank Kalsel.

Bupati HST Samsul Rizal mengatakan, rangkaian agenda tersebut merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang responsif sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Penguatan tata kelola pemerintahan yang responsif menjadi syarat mutlak yang harus kita penuhi,” ujar Samsul Rizal.

Salah satu terobosan yang diluncurkan yakni Gelora atau Gerakan Layanan Online Retribusi dari Dinas Perdagangan HST. Sistem tersebut diarahkan untuk mempercepat transaksi sekaligus memperkuat pencatatan penerimaan retribusi secara elektronik.

Digitalisasi itu diharapkan membuat proses pembayaran retribusi di lapangan lebih praktis, transparan, dan akuntabel. Pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meminimalkan potensi kesalahan pencatatan dalam pengelolaan pendapatan.

Dari sektor pelayanan investasi dan perizinan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) HST turut memperkenalkan Jempol LKPM atau Jemput Bola Laporan Kegiatan Penanaman Modal.

Inovasi tersebut ditujukan untuk memudahkan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban pelaporan kegiatan penanaman modal. Bersamaan dengan itu, MPP HST Klik diperkenalkan untuk memungkinkan masyarakat memperoleh nomor antrean pelayanan secara daring.

Pemkab HST juga memperluas akses layanan keimigrasian melalui kesepakatan bersama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Selatan serta perjanjian kerja sama antara DPMPTSP HST dan Kantor Imigrasi III Non TPI Balangan.

Kerja sama tersebut diarahkan agar layanan keimigrasian dapat dihadirkan secara langsung melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) HST. Masyarakat nantinya memiliki akses yang lebih dekat untuk mengurus berbagai kebutuhan keimigrasian tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah.

“Sinergi ini adalah wujud nyata komitmen kita untuk menghadirkan pelayanan keimigrasian secara langsung di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” kata Samsul Rizal.

Penguatan digitalisasi juga mendapat dukungan sektor perbankan melalui penyerahan 10 unit mesin Smart EDC dari Bank Kalsel kepada Pemkab HST. Perangkat tersebut diharapkan menunjang transaksi non-tunai sekaligus memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah.

Rangkaian inovasi itu menunjukkan arah kebijakan Pemkab HST yang tidak hanya berfokus pada penambahan layanan, tetapi juga mengubah cara masyarakat mengakses pelayanan pemerintah. Kemudahan, kecepatan, transparansi, dan akuntabilitas menjadi aspek yang terus didorong dalam setiap pembaruan.

Bupati Samsul Rizal mengajak seluruh aparatur pemerintah daerah menjaga semangat pelayanan dan terus melahirkan terobosan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, sinergi antarinstansi, pemanfaatan teknologi, dan komitmen aparatur menjadi kunci untuk mewujudkan HST yang semakin maju, pelayanan publik yang semakin baik, serta masyarakat yang semakin sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *