BALANGAN (KATAKUNCI) – Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) terus menunjukkan agresivitasnya dalam memperluas peta kemitraan dengan berbagai korporasi besar demi menunjang mutu pendidikan dan daya saing lulusan. Langkah terbaru ditunjukkan oleh jajaran manajemen institusi perguruan tinggi terkemuka di Balangan ini dengan melakukan kunjungan resmi sekaligus menjajaki peluang kerja sama strategis bersama PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin.
Penjajakan kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen besar UNIVSM dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat). Langkah berani ini sekaligus menjadi pintu masuk bagi civitas akademika UNIVSM untuk terlibat langsung dalam ekosistem industri transportasi udara, logistik, dan pelayanan publik bertaraf internasional.
Dalam pertemuan penjajakan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai potensi sinergi yang dapat diwujudkan dalam waktu dekat. Fokus utama kemitraan ini diarahkan pada penguatan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnya dalam memfasilitasi mahasiswa UNIVSM untuk mendapatkan akses program magang bersertifikat, praktik kerja lapangan (PKL), serta studi kasus riset terapan di lingkungan Angkasa Pura Indonesia.
Pihak manajemen Universitas Sapta Mandiri mengungkapkan bahwa karakter industri penerbangan dan pengelolaan bandara yang modern, disiplin, serta berbasis teknologi tinggi sangat selaras dengan kebutuhan pengembangan kompetensi mahasiswa dari berbagai rumpun keilmuan di UNIVSM, seperti Ilmu Komputer, Teknologi Informasi, Manajemen, hingga Hukum.
“Penjajakan kerja sama dengan Angkasa Pura Indonesia Banjarmasin ini merupakan lompatan strategis bagi Universitas Sapta Mandiri. Kami ingin meruntuhkan sekat geografis kampus dan membawa mahasiswa kami masuk ke dalam ekosistem kerja profesional berskala besar. Melalui kerja sama ini, mahasiswa tidak hanya belajar manajemen pelayanan dan operasional berbasis digital, tetapi juga menyerap budaya kerja korporasi modern,” jelas perwakilan pimpinan UNIVSM. (Arl)











