Jakarta (KATAKUNCI) – Ketua DPRD Tabalong, Kalimantan Selatan Riza Fahlipi melaksanakan audiensi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) untuk mewujudkan swasembada telur ayam ras di kabupaten setempat.
“Pada audiensi ini kami telah menyampaikan berbagau pokok permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah dan juga para peternak kita,” kata Ketua DPRD Riza di Jakarta, Selasa (22/7).
Ketua DPRD Tabalong menyebutkan, permasalahan tersebut adalah kurangnya peternak ayam petelur masih sangat terbatas hingga pemenuhan kebutuhan masih sangat rendah yaitu hanya 17 persen.
Kemudian lanjut Riza, belum terbangunnya ekosistem antara peternak ayam petelur dengan pemerintah setempat dalam hal peningkatan serta minat peternak ayam petelur.
Selain itu ujar Ketua DPRD, optimalisasi potensi desa belum terbangun dengan baik terutama kebutuhan di masyarakat dan adanya pemotongan dana transfer pusat ke daerah yang mengakibatkan adanya defisit anggaran.
Riza menjelaskan, kondisi saat ini di Kabupaten Tabalong hanya memiliki 22 peternak ayam petelur aktif dengan total populasi ayam mencapai 66.831 ekor yang mana produksi telur hanya mencapai 7.751.523 butir per tahun.
“Produksi tersebut tentunya sangat jauh dari target pemenuhan masyarakat kita, yaitu membutuhkan sebanyak 45.482.723 butir per tahunnya,” jelas Ketua DPRD Tabalong.
Terakhir Riza menyebutkan tantangan utama yang dihadapi adalah peternak ayam petelur kurang modal, manajerial tata kelola peternakan ayam petelur dan investasi awal yang cukup besar yaitu pembuatan kandang hingga pakan ayam petelur.
Sementara Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI Nooryani Zainudin, sangat menyambut baik terkait kedatangan dari Ketua DPRD Tabalong beserta jajaran untuk meningkatkan swasembada telur di daerah setempat. (Tim redaksi)











