BeritaHULU SUNGAI TENGAH

Liga Pemdes HST Menyala 2026 Resmi Dibuka

Avatar
×

Liga Pemdes HST Menyala 2026 Resmi Dibuka

Sebarkan artikel ini
Bupati HST Samsul Rizal (kedua kiri) saat membuka Liga Pemdes HST Menyala 2026 di Balai Rakyat Barabai , Rabu (15/4/2026). KATAKUNCI/Muhammad Ramli

Barabai (KATAKUNCI) – Liga Pemdes HST Menyala 2026 yang mengusung tema “Tingkatkan Solidaritas, Junjung Sportivitas, Raih Posisi Teratas” resmi dibuka di Balai Rakyat Barabai sebagai wadah kompetisi sekaligus penguatan hubungan antar aparatur pemerintahan desa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 21.00 WITA, dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, serta perwakilan tim peserta. Acara dibuka langsung oleh Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal, yang juga menyampaikan arahan dan harapannya terhadap pelaksanaan kompetisi ini.

Dalam sambutannya, Samsul Rizal menekankan bahwa olahraga merupakan unsur penting dalam pembentukan nasionalisme bangsa. Melalui sepak bola, berbagai perbedaan latar belakang sosial, budaya, agama, maupun politik dapat ditepis, menjadikan olahraga ini sebagai jembatan penghubung yang menyatukan berbagai kalangan dalam semangat kebersamaan.

Liga ini bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan sebuah inovasi yang melibatkan langsung pembekal, perangkat desa, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam format kompetisi profesional. Menurutnya, terobosan ini merupakan bukti kreativitas pemuda setempat dan menjadi langkah nyata menghidupkan kembali interaksi sosial serta semangat hidup sehat di lingkungan desa.

Sebanyak 9 dari 11 kecamatan di wilayah HST mengirimkan perwakilan timnya untuk bertanding secara rutin setiap pekan di wilayah masing-masing. Keberadaan kompetisi ini dinilai unik karena belum ada format serupa yang diterapkan di daerah lain, bahkan diyakini sebagai yang pertama kali dilaksanakan di Kalimantan Selatan maupun di seluruh Indonesia.

Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satlinmas sebagai tiga pilar keamanan. Ia menginstruksikan seluruh camat dan pembekal untuk memastikan kolaborasi ini berjalan optimal demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran setiap pertandingan yang digelar.

Pembangunan daerah tidak selalu harus melalui program besar dan kompleks. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti kompetisi olahraga ini justru mampu menanamkan nilai-nilai soliditas, disiplin, serta rasa memiliki terhadap daerah yang menjadi pondasi kemajuan bersama di masa depan.

“Ini kegiatan liga pemerintahan desa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Ini pertama kali dilakukan di Kalimantan Selatan yang saya tahu, mungkin se-Indonesia juga belum ada. Ini sebagai alat pemersatu, sekaligus alat silaturahmi untuk tetap mempererat persatuan bangsa. Sehingga para aparat desa, para kepala desa ini semakin kompak, semakin bersatu untuk memajukan daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ujar Bupati.

Di akhir acara, Bupati memukul gong sebagai tanda dimulainya kompetisi. “Pesan yang berlaga, junjung sportivitas. Menang kalah itu adalah hal yang biasa, tapi sportivitas itulah yang utama,” tutupnya menekankan nilai utama yang harus dipegang oleh seluruh peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *