BeritaHULU SUNGAI TENGAH

Pawai Takbiran Iduladha Barabai Meriah, Banua Jingah dan PUPR Sabet Juara Utama

Avatar
×

Pawai Takbiran Iduladha Barabai Meriah, Banua Jingah dan PUPR Sabet Juara Utama

Sebarkan artikel ini
Miniatur dan juga orang-orang mengelilingi Baitullah membawa Kelompok Pemuda Banua Jingah meraih juara pertama pada kegiatan pawai takbiran idul adha 1447 H di Barabai, Selasa (26/5/2026). KATAKUNCI / Muhammad Ramli

Barabai ( KATAKUNCI ) – Pawai takbiran menyambut Iduladha 1447 H di Kota Barabai berlangsung sangat meriah dan memukau ribuan penonton yang memadati sepanjang jalan protokol.

Kegiatan ini digelar pada Selasa (26/5/2026) malam, usai dilepas secara resmi oleh Bupati HST, Samsul Rizal. Ratusan peserta kemudian berkeliling kota menampilkan berbagai kreasi ornamen dan kostum yang unik serta penuh makna.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi menyambut perayaan hari raya besar umat Islam ini. Pawai tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah kreativitas warga dalam mengekspresikan kegembiraan sekaligus mempererat kebersamaan.

Setelah prosesi usai, panitia segera mengumumkan daftar pemenang lomba. Berbagai kategori dinilai, mulai dari instansi pemerintah hingga kelompok masyarakat umum yang menunjukkan persaingan cukup ketat.

Pada kategori instansi, Dinas PUPR keluar sebagai juara utama. Di posisi berikutnya diraih oleh Kecamatan Batang Alai Utara dan Setda HST. Sementara itu, penghargaan khusus Harapan 1 hingga 3 diraih oleh RSHD Barabai, Dinas Pertanian, serta Balakar 654 Murakata yang juga terpilih sebagai favorit.

Di kategori umum, gelar juara pertama berhasil diamankan oleh kelompok Pemuda Desa Banua Jingah. Posisi kedua dan ketiga berturut-turut diraih oleh Kambing Surga serta Relawan Remaja Daruttaqwa.

Penghargaan kategori harapan untuk umum diberikan kepada Al Fatihah, Lingkungan Masjid Al Munir, dan Banua Jingah Lua. Kelompok terakhir ini juga berhasil merebut hati dewan juri dan penonton sehingga terpilih sebagai juara favorit.

Maulana, perwakilan juara pertama kategori umum, mengaku tidak menyangka timnya bisa keluar sebagai pemenang. Menurutnya, persiapan yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar empat hari dengan melibatkan kurang lebih sepuluh orang pemuda.

“Tidak menyangka gitu ya. Karena ini persiapannya yang sangat singkat, jadi cukup mengejutkan bagi kami. Kami cukup bersyukur dengan hasil ini,” ujarnya dengan penuh rasa bangga.

Ia menjelaskan, tema yang diangkat sangat kental dengan nuansa ibadah haji dan Iduladha. Konsep yang ditampilkan menggambarkan suasana tawaf di sekitar Ka’bah sehingga memberikan kesan religius yang mendalam bagi yang melihatnya.

Selain nilai estetika, pawai ini juga mengusung konsep ramah lingkungan. Seluruh ornamen dan dekorasi dibuat secara kreatif dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas yang masih memiliki nilai guna.

“Kalau ornamennya dari botol bekas dan kain putih. Untuk replika Ka’bahnya terbuat dari tripleks dan kardus. Semuanya dari barang bekas,” tambahnya lagi.

Ke depan, pihaknya berjanji akan terus meningkatkan kualitas dan inovasi agar tampilan tahun depan bisa jauh lebih baik lagi. Mereka berharap dukungan masyarakat terus ada untuk memacu semangat berkreasi dalam menyambut hari raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *