Barabai (KATAKUNCI) – SMAN 8 Barabai tampil dominan dengan menghancurkan SMAN 4 Barabai 5-0 pada laga terakhir Grup B Kapolres HST Cup 2026.
Pertandingan hari ke-11 game kedua itu berlangsung di Stadion Murakata Barabai, Rabu (2/9/2026), dengan durasi 2×25 menit dan dipimpin wasit Imur.
Sejak peluit awal dibunyikan, SMAN 8 Barabai langsung mengambil kendali permainan dan menekan pertahanan SMAN 4 Barabai.
Tekanan tersebut membuahkan hasil cepat pada menit ke-4. Akbar Nur Fadillah membuka keunggulan melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan silang dari rekannya.
SMAN 8 semakin percaya diri setelah Afdal menggandakan keunggulan pada menit ke-10. Tendangan kerasnya gagal diamankan kiper SMAN 4 Barabai sehingga bola bersarang di gawang.
Akbar Nur Fadillah kembali menunjukkan ketajamannya pada menit ke-15. Sepakan kerasnya mengubah kedudukan menjadi 3-0 untuk SMAN 8 Barabai.
Memasuki babak kedua, SMAN 4 Barabai berusaha memperkecil ketertinggalan, tetapi rapatnya permainan SMAN 8 membuat peluang lawan sulit berkembang.
Baru satu menit babak kedua berjalan, Akbar Nur Fadillah mencetak gol ketiganya pada pertandingan tersebut. Gol pada menit ke-26 itu membawa SMAN 8 unggul 4-0.
Keunggulan besar tidak membuat SMAN 8 mengendurkan tekanan. Mereka tetap agresif mencari ruang di lini pertahanan lawan.
Upaya tersebut kembali menghasilkan gol pada menit ke-36. Ramzi Kafa mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan yang membawa SMAN 8 unggul 5-0.
SMAN 4 Barabai mencoba merespons pada sisa pertandingan, tetapi hingga peluit panjang berbunyi tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Kemenangan telak ini membuat SMAN 8 Barabai menutup fase grup dengan koleksi delapan poin dan finis sebagai runner-up Grup B.
Hasil tersebut sekaligus memastikan SMAN 8 Barabai melaju ke babak 8 besar Kapolres HST Cup 2026. Sebaliknya, SMAN 4 Barabai harus puas di posisi ketiga dengan dua poin dan gagal melanjutkan langkah ke fase berikutnya.
Dengan kemenangan ini, SMAN 8 Barabai menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap di fase gugur. Ketajaman Akbar Nur Fadillah dan efektivitas lini serang menjadi modal penting menghadapi persaingan yang semakin ketat di babak 8 besar.











