Barabai (KATAKUNCI) – Sampah yang menumpuk di sejumlah titik Sungai Barabai mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) turun langsung melakukan pembersihan.
Pembersihan dilakukan bidang persampahan DLH HST, Kamis (3/9/2026), saat debit Sungai Barabai sedang surut sehingga tumpukan sampah di tepian sungai terlihat lebih jelas.
Puluhan petugas kebersihan dikerahkan untuk mengangkat berbagai jenis sampah yang berserakan di sepanjang aliran sungai. Kondisi sungai yang surut memudahkan petugas menjangkau bagian tepian yang sebelumnya sulit dibersihkan.
Salah satu titik dengan tumpukan sampah cukup banyak berada di kawasan Jembatan Shulaha Barabai. Sampah yang ditemukan terdiri atas berbagai jenis limbah rumah tangga dan material lainnya.
Tumpukan tersebut menjadi perhatian karena sebagian besar sampah terlihat terkonsentrasi pada satu lokasi. Kondisi itu mengindikasikan masih adanya perilaku membuang sampah tidak pada tempatnya, meski kepastian mengenai asal sampah tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut.
Kepala DLH HST Mursyidi mengatakan pembersihan sungai merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan kawasan perkotaan sekaligus mencegah sampah terus menumpuk di aliran sungai.
“Membersihkan sungai bukan hanya tugas petugas kebersihan, tetapi membutuhkan kesadaran bersama. Kalau sampah terus dibuang ke sungai, masalah yang sama akan kembali muncul meskipun pembersihan rutin dilakukan,” ujar Mursyidi.
Menurutnya, keberadaan sampah di sungai tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga berpotensi menghambat aliran air apabila menumpuk dalam jumlah besar. Karena itu, kebersihan sungai perlu dijaga secara berkelanjutan, bukan hanya ketika kondisinya sudah dipenuhi sampah.
Mursyidi mengimbau masyarakat tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah. Warga diminta membuang limbah rumah tangga pada tempat yang telah disediakan dan turut mengawasi lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing.
“Jangan membuang sampah ke sungai karena dampaknya kembali kepada masyarakat. Kami mengajak warga bersama-sama menjaga Sungai Barabai agar tetap bersih dan alirannya tidak terganggu,” katanya.
DLH HST juga akan melanjutkan kegiatan pembersihan secara bertahap di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan penanganan. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kondisi sungai sekaligus mengurangi potensi penumpukan sampah di kemudian hari.
Namun, pembersihan saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan sampah di sungai. Pengurangan sampah dari sumbernya serta perubahan perilaku masyarakat menjadi faktor penting agar hasil pembersihan tidak kembali sia-sia.
Salah seorang warga Barabai Darat, Upik, mengapresiasi langkah DLH HST yang turun langsung membersihkan kawasan sungai. Ia berharap kegiatan tersebut dilakukan secara rutin dan diikuti kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Menurut Upik, kebersihan Sungai Barabai merupakan kepentingan bersama karena keberadaannya berada di tengah aktivitas masyarakat. Ia berharap warga ikut menjaga kebersihan setelah petugas selesai melakukan pembersihan, sehingga sungai tidak kembali dipenuhi tumpukan sampah.











