PARINGIN (KATAKUNCI) — Menghadapi potensi ancaman bencana alam yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Balangan, langkah mitigasi berbasis partisipasi masyarakat terus didorong. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Balangan menegaskan pentingnya penguatan peran Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) sebagai wadah kolaboratif dalam membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan daerah.
Dorongan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen pengawasan dewan terhadap sektor kebencanaan dan keselamatan publik. Keberadaan Forum PRB dipandang sangat vital untuk menyelaraskan langkah antara pemerintah daerah, relawan, akademisi, media, serta masyarakat dalam memetakan potensi kerawanan secara dini.
Pihak Komisi III DPRD Balangan menekankan bahwa strategi penanggulangan bencana saat ini harus bertransformasi dari sekadar penanganan darurat pascabencana menuju upaya pencegahan dan pengurangan risiko yang terencana. Pendekatan edukasi serta simulasi evakuasi secara rutin kepada warga desa rawan bencana perlu menjadi prioritas kerja forum.
Dalam pandangan dewan Jumat (5/6/2026), keaktifan Forum PRB akan memangkas hambatan koordinasi teknis di lapangan saat situasi krisis terjadi. Pengintegrasian peta kerawanan bencana ke dalam perencanaan pembangunan daerah dinilai ampuh untuk meminimalisasi potensi dampak kerugian material maupun korban jiwa.
DPRD Balangan juga mendorong Pemerintah Kabupaten Balangan melalui instansi terkait untuk memberikan dukungan alokasi anggaran dan fasilitas yang memadai bagi kegiatan Forum PRB. Dukungan ini dinilai penting agar para relawan dan pengurus forum memiliki kapasitas serta sarana penunjang yang optimal saat menjalankan tugas kepedulian sosial.
Jajaran pengurus forum kebencanaan dan komunitas relawan menyambut hangat atensi serta dorongan kuat yang disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Balangan. Dukungan politik dan pengawasan dari lembaga legislatif menjadi pemicu semangat bagi para pegiat kemanusiaan untuk terus memperkuat ketahanan masyarakat desa.
Melalui dorongan penguatan Forum Pengurangan Risiko Bencana dari Ketua Komisi III DPRD Balangan ini, sistem mitigasi bencana di Kabupaten Balangan diharapkan kian solid dan terintegrasi. Sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi pilar utama dalam menciptakan daerah yang aman, tanggap, dan tangguh menghadapi bencana. (Arl)











