BeritaHULU SUNGAI TENGAH

Sinergi Mahasiswa dan DLH HST, Warga Hinas Kanan Kini Mampu Buat Pupuk Sendiri

Avatar
×

Sinergi Mahasiswa dan DLH HST, Warga Hinas Kanan Kini Mampu Buat Pupuk Sendiri

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN ULM latih warga Hinas Kanan membuat pupuk organik

Barabai (KATAKUNCI) – Mahasiswa KKN Sosiologi FISIPOL ULM sukses menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik cair guna mendukung pertanian ramah lingkungan di Desa Hinas Kanan.

Selasa (11/08/2026), kegiatan berlangsung pukul 08.00 WITA dan menjadi bagian program pengabdian masyarakat mahasiswa di wilayah Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Hulu Sungai Tengah, menjamin materi yang disampaikan akurat dan sesuai standar pengelolaan lingkungan.

Pelatihan bertujuan mengenalkan warga pada pemanfaatan bahan organik di lingkungan sekitar untuk diolah menjadi pupuk bernilai guna tinggi bagi tanaman.

Langkah sekaligus mengurangi penumpukan sampah organik yang selama ini sering terabaikan, beralih menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi.

Masyarakat juga didorong mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang harganya terus naik dan berisiko merusak kesuburan tanah dalam jangka panjang.

Kepala DLH HST, H. Mursyidi, melalui Kepala Bidang Persampahan, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas DLH HST, Muhammad Fadillah, menyampaikan bahwa pengolahan limbah organik menjadi pupuk sejalan dengan kebijakan pengurangan timbunan sampah di daerah.

“Praktik ini murah, mudah diterapkan, dan berdampak ganda: tanah subur serta lingkungan bersih,” ujar Fadillah.

Mahasiswa KKN turut mendampingi peserta secara langsung mulai dari pemilihan bahan, perbandingan campuran, hingga proses fermentasi hingga siap dipakai.

Warga kini memiliki keterampilan mandiri untuk menyediakan kebutuhan pupuk sendiri tanpa biaya tambahan sekaligus ikut menjaga kelestarian lingkungan desa.

Kegiatan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di pedesaan.

Harapannya, ilmu yang didapat terus diwariskan ke warga lain sehingga manfaatnya menyebar luas di seluruh Desa Hinas Kanan dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *