DPRD BALANGAN

SiLPA APBD 2025 Tinggi, Ini Langkah DPRD dan Pemkab Balangan

Avatar
×

SiLPA APBD 2025 Tinggi, Ini Langkah DPRD dan Pemkab Balangan

Sebarkan artikel ini

Paringin (KATAKUNCI) – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Balangan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bergerak cepat mengevaluasi tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD Tahun Anggaran 2025. Evaluasi mendalam ini dilakukan untuk memastikan alokasi APBD 2026 dapat berjalan lebih optimal, efisien, dan fokus pada program prioritas yang menyentuh masyarakat.

Masalah besarnya sisa anggaran tersebut dibedah dalam rapat kerja terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Balangan, Paringin Selatan, Senin (6/7/2026). Berdasarkan data serapan, realisasi APBD Balangan TA 2025 hanya menyentuh angka 85 persen, sehingga menyisakan SiLPA yang cukup tinggi, yaitu sekitar 15 persen.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Balangan, Lindawati, dengan didampingi Wakil Ketua I DPRD, Muhammad Rizkan. Dari pihak eksekutif, turut hadir Ketua TAPD yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, bersama jajaran perangkat daerah terkait.

Ditemui usai rapat, Wakil Ketua I DPRD Balangan, Muhammad Rizkan, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap penggunaan anggaran daerah. Menurutnya, besarnya angka SiLPA dari tahun lalu harus menjadi bahan evaluasi yang mendalam.

“Dari hasil rapat ini, kita bisa mereviu kembali apa saja faktor yang menyebabkan tingginya SiLPA. Ini menjadi masukan penting dan perbaikan dalam penyusunan APBD 2026 agar tidak terjadi lagi sisa anggaran sebesar itu,” ujar Rizkan.

Politisi ini menekankan pentingnya optimalisasi anggaran di tahun berjalan agar program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat terealisasi secara maksimal.

“Kita ingin kegiatan yang menjadi prioritas daerah benar-benar bisa dibiayai dan dituntaskan,” tambahnya.

Meski demikian, Rizkan memastikan bahwa dana SiLPA tersebut tidak hilang, melainkan kembali ke kas daerah dan sudah diperhitungkan untuk menopang struktur APBD Tahun Anggaran 2026.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, membeberkan data serapan anggaran sepanjang tahun lalu. Ia menyebutkan bahwa realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 menyentuh angka sekitar 85 persen, sementara sisa anggaran atau SiLPA berada di kisaran 15 persen.

Fakhriyanto menegaskan, angka tersebut menjadi rapor sekaligus bahan introspeksi bagi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Balangan untuk mempercepat dan memaksimalkan eksekusi program di lapangan.

“Capaian serapan ini tentu menjadi catatan khusus bagi pemerintah daerah. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus memacu dan meningkatkan realisasi anggaran pada tahun-tahun mendatang agar roda pembangunan berjalan lebih cepat,” pungkasnya.

Melalui langkah evaluasi bersama ini, diharapkan sinergi antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Balangan dapat terus diperkuat demi memastikan setiap rupiah anggaran daerah benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan kemajuan infrastruktur daerah. (arl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *